Categories
WordPress

Tips Blogging di WordPress.com (1)

Halo semua…! Kali ini saya akan menuliskan tentang tips blogging supaya kita bisa nge-blog secara runtut sesuai dengan course yang diajarkan oleh WordPress.com di sini.

Oke, apakah teman – teman sudah punya blog di WordPress.com? Kalau sudah alhamdulillah, kalau belum ayuk dibuat dulu. Gampang kok membuatnya. Tinggal sign up aja di WordPress.com. Sebelumnya saya juga sudah menuliskan tentang perbedaan blogging di WordPress.com dengan WordPress.org.

Lalu ikuti petunjuk untuk nge-blog di bawah ini yaa…

Tips Blogging Hari Pertama : Waktunya Bikin Postingan

Hari pertama ini, cobalah untuk membuat 1 post baru tentang “Siapa kamu?” dan “Mengapa kamu blogging?”, tuliskan secara general (misalnya untuk menuliskan seluruh kisah dalam hidup) atau spesifik (untuk menuliskan tentang pengalaman PCOS).

Tuliskan secara mengalir apapun yang kita pikirkan. Lalu tambahkan tag dan kategori di pengaturan post sebelah kanan, selanjutnya bisa klik publish. Done!

Tag ini berfungsi supaya postingan blog kita mudah dicari oleh pembaca WordPress.com.

Tips Blogging Hari Kedua: Kontrol Judul dan Taglinemu

Di hari kedua ini, kita harus melihat lagi judul dan tagline blog yang muncul ketika alamat url blog di enter. Nah pada tampilan awal biasanya muncuk judul blog disertai tagline di bawahnya.

Kita bisa mengubah judul dan tagline ini untuk menciptakan kesan pertama yang menarik. Kita harus bisa menunjukkan siapa diri kita melalui judul dan tagline blog ini.

Nah, untuk mengubahnya, kita harus meng-klik menu “Customizer” di bagian dashboard WordPress. Lalu, klik “Site Identity”. Ubahlah judul dan tagline yang ada, sesuai dengan kemauan kita. Ingat, buatlah judul dan tagline yang berkesan.

Biasanya judul ini dimulai dengan beberapa kata sifat yang dapat mendeskripsikan siapa kita atau kita juga bisa bermain dengan quote – quote yang kita sukai.

Terakhir, klik “Save & Publish”.

Lalu, untuk lebih mengembangkan blog tersebut, kita juga bisa memposting lagi cerita tentang asal usul penamaan blog dan tagline ini.

Tips Blogging Hari Ketiga: Kunjungi Tetangga Kita

Eaaa… hidup bertetangga bukan hanya ada di dunia nyata, namun juga di dunia maya. Saling berkunjung di blog tetangga juga merupakan upaya yang sangat baik untuk menjalin hubungan, apalagi jika tema tulisan di blog mu berhubungan dengan blog mereka.

Ok, kali ini tips yang harus dilakukan adalah:

  1. Carilah menu WordPress.com Reader, klik menu tersebut. (Bocoran: Menu Reader ada di sebelah kanan menu My Sites di dashboard).
  2. Lalu di bagian search, ketikkan satu atau dua kata. Nanti akan muncul beberapa blog yang berkaitan dengan kata yang kita ketik tadi.
  3. Selanjutnya klik Follow pada setiap blog yang ingin kita ikuti. Jangan sungkan – sungkan untuk blogwalking juga ya. Hal ini juga bermanfaat supaya kita menemukan ide untuk tulisan – tulisan kita selanjutnya. Selain itu, langkah ini bisa meningkatkan follower atau pembaca blog kita.

Tips Blogging Hari Keempat: Identifikasi Pembaca

Menurutmu, siapakah yang menjadi target pembaca blog kita?

Nah, hal ini perlu kita identifikasi lebih lanjut, supaya setiap yang kita tuliskan bisa bertemu dengan target pembaca yang tepat.

Tips untuk mengidentifikasi:

  1. Brainstorming tentang siapa orang yang kita harapkan sebagai pembaca blog kita? Apa yang ingin kita sampaikan pada mereka?
  2. Tuliskan post baru untuk mereka. Jangan lupa untuk menyisipkan gambar, video atau elemen lainnya di dalam tulisan tersebut, walaupun kita saya belum memberikan tips-nya ya. Coba – coba dulu saja. Penambahan media ini juga akan menambah ketertarikan pembaca blog kita.
  3. Finally, tambahkan beberapa tag dan kategori yang sesuai untuk post tersebut. Kalau di course-nya WordPress.com kita dianjurkan untuk menambahkan tag ‘bloggingfundamentals’. Then, publish it.

Menulis dengan membayangkan orang tertentu atau kelompok tertentu merupakan cara supaya kita bisa memfokuskan pikiran dan tujuan kita menulis.

Categories
WordPress

Mengenal P2 dari Automattic

Sekilas Tentang P2

Halloo semua! Adakah teman – teman yang mengenal P2? Belum tahu? Ok, jika masih penasaran bisa lanjut baca ya.

P2 merupakan platform garapan dari Automattic yang berbasis WordPress. Dimana platform ini bisa menampilkan percakapan yang real time layaknya Twitter, bisa like, share, diskusi, review, and kolaborasi dengan tim, tanpa gangguan. Selain itu, P2 juga bisa mention anggota tim tersebut.

Pengaturannya juga bisa dibuat untuk privacy, hanya untuk tim, atau dibuat publik. Sehingga meminimalisir penggunaan email untuk komunikasi secara tim.

P2ing is The New Working

Kalimat di atas merupakan jargon yang diusung Automattic untuk platform ini. Cara kerja baru untuk kolaborasi dari seluruh dunia, collaborate asyncronously.

Tidak hanya berbagi paragraf saja, namun P2 yang basisnya merupakan WordPress bisa menggunakan block editor yang mempunyai variasi bentuk postingan. Kalau teman – teman sudah mengenal WordPress, pasti tahu dengan block editor ini. Cukup mudah digunakan.

Pengaturan lainnya seperti dashboard sama seperti blog di WordPress.com, pun dengan alamat situsnya bisa custom sesuai apa yang kita inginkan.

Hasil Penelusuran P2 by Automattic via Google
Tampilan awal untuk membuat P2 untuk kita pakai

Cara Membuat P2 untuk Pribadi atau Tim

Untuk membuatnya, teman – teman perlu menyiapkan email. Email ini bisa email yang telah digunakan untuk akun WordPress.com.

Masuk ke laman ini untuk melakukan pendaftaran.
Lalu akan muncul form registrasi seperti gambar berikut.

Selanjutnya masukkan Nama Tim atau Nama Project teman – teman, serta alamat yang ingin teman – teman buat.
Lalu klik continue dan… taraaaa! langsung jadi. (Bisa terjadi kalau teman – teman sudah melakukan login ke akun WordPress.com yaa 🙂 )

Tampilan defaultnya seperti ini.

Contoh P2 yang Saya Buat

Sampai saat ini saya telah membuat 3 akun.
1. Alfath Teams, saya buat private.

2. Mozaik Birumuda Quotes, public view.

3. Ganin Solution Project, private view.

Review

Setelah beberapa pekan memakai P2 ini, saya merasa cukup puas. Apalagi untuk private, saya gunakan untuk dokumentasi hasil belajar saya secara online. Jadi tidak membuat space memory laptop berkurang. hihi… Cukup klik link alamatnya, sudah bisa muncul (tentunya dengan koneksi internet yaa) dan langsung menulis di halaman tersebut. Tidak perlu harus ke bagian dashboard untuk posting, sehingga lebih memudahkan. Pun lebih mudah jika ada link – link sumber yang perlu saya kunjungi kemudian.

Ok, itu penjelasan dari saya. Semoga bermanfaat buat teman – teman semua.

Thanks for reading.
Silakan untuk dishare dengan mencantumkan alamat blog ini.

Categories
WordPress

Apa beda WordPress.com dengan WordPress.org?

Hai, kembali lagi di tulisan saya tentang WordPress. Nah, kali ini saya akan menjelaskan tentang perbedaan WordPress.com dengan WordPress.org.

Mungkin sampai saat ini ada teman – teman yang belum mengetahui tentang keduanya. Tahunya ya paling WordPress saja. Jujur, saya juga baru tahu secara detail tentang keduanya ya baru akhir – akhir ini. Jadi saya memutuskan untuk sharing ke teman – teman semua.

Mari kita bahas satu persatu.

Apa itu WordPress.com?

WordPress.com merupakan situs penyedia domain dan hosting gratis yang dengan mudah bisa kita gunakan untuk membuat blog. Sangat direkomendasikan untuk pemula. Jadi kalau teman – teman masih newbie ya cocok untuk mulai blogging via WordPress.com ini. Hanya saja alamat url yang dipakai tidak bisa custom, seperti https://sitinuralfath.wordpress.com. Selalu ada .wordpress.com di belakang nama domain teman – teman.

Bagaimana cara mempunyai blog di WordPress.com ini?

Teman – teman bisa registrasi akun dulu di sini. Panduan membuat blog di WordPress.com bagi pemula akan saya tuliskan setelah postingan ini.

Okey?

Apabila teman – teman ingin mempunyai nama domain.com atau menghilangkan .wordpress.com di belakang nama domain yang sekarang, maka teman – teman harus upgrade ke Personal ataupun Premium terlebih dahulu.

Nah, kalau ingin dimonetasi (biar dapat gaji dari Google..hihi) teman – teman wajib upgrade-nya ke Premium. Selain itu, teman – teman juga bisa membuat blog dengan menggunakan WordPress.org dimana domain dan hosting kita beli dari pihak penyedia hosting lainnya.

Tampilan WordPress.com
WordPress.com

Apa itu WordPress.org?

WordPress.org merupakan open source software untuk membuat web ataupun blog. Software ini bisa diunduh dan diupload ke server yang kita punya (atau beli saja ke penyedia hosting, biar mudah). Ada banyak penyedia hosting juga yang memberi kemudahan instalasi WordPress.org ini. Jadi kita tidak perlu unduh dari WordPress.org. Tinggal pilih penyedia hosting yang mendukung WordPress.

Kalau membuat blog dengan cara ini, teman – teman perlu banyak mengumpulkan informasi bagaimana cara membuatnya. Mulai dari beli domain, beli hosting, dan menghubungkan domain dan hosting tersebut. Banyak pengaturan yang perlu di lakukan, jadi harus benar – benar mau nyoba dari awal.

Tapi kelebihannya adalah teman – teman bisa install – install plugin yang dibutuhkan dengan bebas, banyak yang free lho. Plus langsung bisa dimonetasi asalkan memenuhi persyaratan dari Google Adsense.

Tampilan WordPress.org
WordPress.org

Simpulan

Baik WordPress.com ataupun WordPress.org ada kelebihan dan kekurangannya.

Kalau budget tidak ada ya pilihlah yang gratisan di WorPress.com. Di sini pas banget kalau teman – teman cuma ingin menyalurkan hobby menulis tanpa pikir masalah monetasi.

Kalau untuk bisnis, jelas harus ada budget. Banyak penyedia jasa hosting yang memberikan domain gratis dan hosting murah. Boleh search aja di Google. hehe… saya belum mau promosi. Atau upgrade saja blog WordPress.com ke Premium supaya bisa lebih banyak fitur yang akan dipakai dan dimonetasi. Untuk masalah perbandingan harganya sepertinya lebih murah cari domain dan hosting sendiri. Cuma ya gitu, kualitas saya belum tahu. Sampai saat ini saya masih pakai domain dan hosting sendiri. Belum punya budget lebih untuk merasakan upgrade domain dan hosting di WordPress.com.

Oke, selamat mencoba!

Categories
WordPress

Menjadi Seorang Blogger?

Halo semua! Selamat datang di tulisan pertama saya. Kali ini saya ingin menceritakan tentang awal mula saya mendedikasikan diri menjadi seorang blogger dan set up blog baru di sini.

Berawal dari hobby menulis

(Ya walaupun belum sampai menghasilkan buku hehe….)

Hobby menulis saya sedari kecil. Paling hanya ditorehkan ke buku diary. Lambat laun ketika memasuki dunia perkuliahan, akses internet di kampus semakin mudah dan akhirnya tertarik ke salah satu platform blog seperti Blogger dan WordPress. Saya menulis di dua platform tersebut sampai sekarang (yang versi gratisan ya.. hehe).

Nah, singkat cerita saya ingin membuat tulisan di kedua blog tersebut lebih rapi. Karena kontennya sudah cukup banyak, jadi saya perlu mencari cara lain. Akhirnya, saya memutuskan untuk re-write tulisan – tulisan saya di blog sebelumnya di blog baru. Tentunya dengan menambahkan tulisan – tulisan terbaru juga.

Mengapa saya melakukan ini?

Setelah saya melakukan ‘blog walking‘ ke beberapa blog lainnya, sepertinya saya perlu merubah blog saya. Saya merasakan keanehan dengan blog saya. Yang niche nya berantakan, ga menjual banget, dan yaa secara tampilan masih general karena memakai platform gratisan. Seperti gak Inung banget, hehe.. Iyaa saya suka yang lebih mencerminkan diri saya. Dan ketika di platform gratisan, kreasinya memang terbatas. Jadi di tahun ini saya mencoba untuk membuat blog baru yang menampilkan tulisan – tulisan saya secara lebih terorganisir.

Selain itu, saya juga mencoba untuk lebih serius di dunia blogger ini. Khususnya menjadi blogger, copywriter dan ngulik dalemnya WordPress. Semacam challenge juga si untuk diri sendiri. Karena mau gak mau harus mempunyai spesifikasi skill yang mendalam. Kurasa, skill menulis ini yang memang lebih ingin saya kembangkan. Terlepas dari basic keilmuan saya di bidang fisika.

Blogger menjadi penghasilan

Saya merasa curious terhadap blogger – blogger luar negeri. Mereka bisa menghasilkan uang dari rumah dan tetap menjadi ibu serta istri yang siap sedia ketika dibutuhkan keluarga. Kan saya jadi lebih exciting gitu. Pun ketika melihat suami saya adalah seorang programmer, maka menjadi blogger adalah salah satu pilihan buat saya untuk tetap eksis walaupun di rumah saja.

Dulu saya membayangkan bahwa sebagai seorang blogger ya sekedar menulis secara sukarela tanpa ada penghasilan. Namun, setelah banyak menggali lebih dalam, blogger juga bisa menjadi pekerjaan yang dapat menghasilkan uang.

Kalau teman – teman ingin tahu, dari mana sajakah uang yang bisa didapatkan sebagai blogger? Sebenarnya ada banyak cara, seperti memasang iklan, menjadi reseller suatu produk, affiliate marketing, dan masih banyak cara lainnya. Memang konsen utama para blogger pemula biasanya memasang iklan. Tapi ada beberapa blogger juga yang tak sukses dari cara tersebut. Akhirnya mereka banyak lari ke personal branding untuk menawarkan jasa atau bisa juga ke bisnis lainnya.

Setelah menjadi pengguna Blogger dan WordPress selama 11 tahun ini, saya mendapatkan job menulis pertama pada tahun 2015. Kalau dihitung saat itu ya berarti setelah 6 tahun menjadi penulis blog. Iya, blog saya sebelumnya menjadi portofolio saya. Bahwa saya telah terbiasa menulis. Hal ini sangat berguna ketika saya mendaftar sebagai seorang freelancer writer untuk tim menulis lokal. Memang dari pekerjaan tersebut belum menghasilkan banyak uang seperti blogger – blogger luar negeri. Namun, saya cukup mendapatkan banyak pengalaman menulis ketika apply sebagai freelancer writer saat itu.

Buat teman – teman blogger pemula

Sekedar saran untuk teman – teman blogger pemula. Bagi yang mau bersungguh – sungguh menjadi seorang blogger, maka mulailah dari SEKARANG. Tetapkan diri mau menulis blog dengan niche yang mana? Jangan terlambat seperti saya. Saya dulu menulis di blog sekitar tahun 2009, ya asal menulis saja. Asal RAJIN MENULIS. Namun setelah beberapa tahun terakhir saya merasa risih dengan tulisan – tulisan saya yang kurang terorganisir. Ya, karena bahasannya banyak curhat, gado – gado, dan judul kurang masuk ke SEO. Hihi… Maklum, karena beneran ga tahu yang namanya SEO sejak dulu. Baru melek SEO itu setelah tahun 2015 saat menjadi seorang freelancer writer. OMG >.<

Selain menetapkan niche yang teman – teman inginkan, carilah ide di manapun untuk bisa menjadi sumber inspirasi tulisan kalian. E tapi, mungkin kalau teman – teman masih bingung niche yang mana, dan memang belum terbiasa menulis, saran saya usahakan belajar untuk konsisten menulis terlebih dahulu. Baru tentukan niche yang ingin dipilih.

Saya rasa untuk bahasan menjadi blogger pemula akan saya pisah ke dalam tulisan tersendiri ya biar lebih gamblang. Nanti saya cantumkan tautannya di sini.

Ok, terima kasih yang sudah membaca sampai akhir. Begitulah awal mula saya mulai menetapkan diri sebagai seorang blogger. Semoga menginspirasi.

And the last dari saya,

“Apapun yang ingin kalian lakukan, dalamilah hingga menjadi skill. Sampai kalian menemukan ‘Aha!’, lalu kalian tetap bertahan di sana. Lakukan terus – menerus hingga bisa menjadi kompetensi yang mumpuni. Sehingga kalian bisa menyebut diri kalian sebagai apa yang kalian dalami.”
Siti Nur Alfath, 2020
Tweet